Page 18 - Esmurin Tomodachi Edisi 10
P. 18
Parenting Aulydda Janatul Fajrin, S.Pd
Tantrum Hebat Dibalik Paparan Layar
Screen time adalah waktu yang dihabiskan untuk menatap layar perangkat elektronik,
seperti ponsel, tablet, komputer, dan televisi. Anak di bawah 2 tahun sebaiknya tidak
terpapar layar sama sekali, sementara anak usia 2-5 tahun disarankan maksimal 1 jam per
hari, dan anak di atas 5 tahun maksimal 2 jam. Hal ini direkomendasikan oleh WHO
bertujuan memastikan bahwa mereka terlibat dalam aktivitas fisik dan mendapatkan tidur
yang cukup untuk pertumbuhan yang lebih sehat. Screen time yang berlebihan diketahui
dapat memberi pengaruh kurang baik bagi seseorang terutama pada anak, mulai dari
munculnya sikap tidak peduli dengan lingkungan sekitar, sulit mengelola emosi hingga
risiko gangguan pada mata seperti mata lelah.
Sebuah studi dari JAMA Pediatrics tahun 2019
meneliti 2.441 anak usia 2-5 tahun dan
menemukan bahwa: semakin banyak wktu layar
(screen time) yang dihabiskan anak saat usia 2
dan 3 tahun, semakin rendah skor
perkembangan mereka di usia 3 dan 5 tahun.
Artinya, screen time berlebih bisa mengganggu
perkembangan bahasa, motorik dan
kemampuan sosial anak.
Anak sekarang rasanya bisa tantrum hebat
hanya karena bilang “cukup dulu nontonnya ya”.
Seketika berubah menjadi jeritan, lempar
barang, sampai nangis berjam-jam. Walaupun
tidak semua tontonan buruk, tetapi ternyata
screen time yang terlalu sering dapat
menimbulkan dampak yang kurang baik bagi
anak. Terlalu banyak bermain gadget juga bisa
membuat anak sulit tidur atau insomnia. Ini
karena sinar biru dari layar gadget bisa
menghambat pelepasan hormon yang memicu
rasa kantuk. Bila si kecil kurang tidur di malam
hari, ia justru akan lebih berisiko untuk
mengalami tantrum atau rewel di siang harinya.
3 Seni Bisa Ngaji Luar Biasa Prestasi Yess!!

